![]() |
Kegiatan Jumat Ibadah di SD Negeri Parinring, yang salah satunya diisi dengan infak. (ist) |
SD Negeri Parinring, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, punya inovasi baru, namanya INSAN. Inovasi INSAN ini merupakan akronim dari infak untuk sosial dan kebersamaan.
"Kami punya inovasi INSAN, yang idenya dari kegiatan yang biasa kami lakukan," terang Andi Etty Cahyani, S.Pd, M.Pd, Plt Kepala UPT SPF SD Negeri Parinring.
Andi Etty Cahyani ditemui di sekolahnya Jalan Tamangapa Raya V No48 C, Jumat, 29 Agustus 2025. Dikatakan, di SD Negeri Parinring, rutin diadakan Jumat Ibadah pada setiap Jumat, pukul 07.00, sebelum anak-anak mengikuti pembelajaran.
Saat pelaksanaan Jumat Ibadah ini, kegiatannya berupa sholat Dhuha berjamaah, diisi dengan zikir, dan membaca surat-surat pendek. Semuanya dipimpin oleh anak-anak sendiri.
Pada saat itu pula anak-anak berinfak, yang dimasukan ke dalam celengan dari kaleng bekas biskuit. Jumlahnya infak dari anak-anak ini antara Rp50.000-Rp.100.000.
"Hasil infak itu, pada pekan lalu diserahkan ke tiga panti asuhan, yakni Panti Asuhan Yayasan Pertuni, Panti Asuhan Al Zikir, dan Panti Asuhan Al Razak," tambah Andi Etty Cahyani.
Kegiatan pengumpulan donasi infak murid-murid SD Negeri Parinring juga pernah dilakukan untuk membantu warga Palestina, pada tahun 2023. Donasi ini diserahkan ke Bagian Kesra Pemkot Makassar.
Selain diperuntukan bagi kegiatan sosial dan kemanusiaan, infak digunakan pula untuk membeli terpal sebagai pengalas tempat sholat.
Kadang, kata dia, terpal dipakai pula untuk kegiatan-kegiatan di luar kelas, buat anak-anak lesehan. Antara lain, saat mendengarkan dongeng tentang Stop Bullying.
Insan, menurut KBBI, berarti manusia. Dalam istilah filsuf Yunani, Aristoteles, manusia digambarkan sebagai zoon politicon. Maksudnya sebagai makhluk sosial yang kodratnya hidup bermasyarakat dan berinteraksi dengan manusia lainnya.
Program inovasi INSAN ini didasarkan pada nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat kita, seperti gotong-royong dan tolong-menolong.
Program ini sebagai implementasi 7 (tujuh) kebiasaan anak Indonesia hebat, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.
Gerakan yang diadakan oleh Kemendikdasmen RI ini bertujuan menanamkan kebiasaan positif sejak dini guna membentuk pribadi anak yang disiplin, sehat, dan berkarakter.
Dengan kultur gotong-royong yang diperkuat dengan nilai-nilai agama, tak heran bila Indonesia dinobatkan sebagai negara paling dermawan di dunia.
Menurut World Giving Index 2024, yang disusun oleh Charities Aid Foundation (CAF), tingkat partisipasi kegiatan sosial masyarakat kita yang paling tinggi secara global. Masyarakat punya budaya beramal (kedermawanan) dan semangat untuk terlibat sebagai sukarelawan.
Berikut daftar 10 negara paling dermawan versi World Giving Index 2024, berturut-turut: Indonesia, Kenya, Singapura, Gambia, Nigeria, Amerika Serikat, Ukraina, Australia, Uni Emirat Arab, dan Malta. (*)