• Jelajahi

    Copyright © Tebar News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Sports

    Mayor Khaedir Makkasau Ajak Siswa SDN Borong Berani Bermimpi dan Gemar Membaca

    tebarnews
    23/09/2026, 11:27 PM WIB Last Updated 2026-09-23T15:32:08Z

     

    Mayor Infantri Dr Khaidir Makkasau saat memberikan materi di SD Negeri Borong, Makassar. (Foto: Istimewa)


    MAKASSAR — Literasi tidak hanya tentang membaca buku, tetapi juga tentang membuka cakrawala berpikir dan menyiapkan masa depan. Pesan itu disampaikan Mayor Inf. Dr. Khaedir Makkasau saat berbagi inspirasi bersama siswa kelas 6 UPT SPF SD Negeri Borong, Makassar, Rabu (23/9/2026).


    Kegiatan berlangsung di Perpustakaan Gerbang Ilmu SD Negeri Borong, Jalan Borong Raya Nomor 8, Makassar, sebagai bagian dari rangkaian Bulan Kegemaran Membaca Nasional dan Hari Kunjung Perpustakaan 2026.


    Agenda tersebut sekaligus menjadi bagian dari Rabu Literasi, salah satu program inovasi GEMBIRA atau Gerakan Membaca, Bercerita, Menulis, Kriya Kreasi yang dikembangkan SD Negeri Borong.


    Danramil 1422-01/Lau Kodim 1422/Maros itu hadir dengan membawa pengalaman dalam mengembangkan gerakan literasi masyarakat. Ia mengajak para siswa untuk berani mempunyai cita-cita, membangun kebiasaan belajar, dan tidak takut memiliki mimpi besar.


    “Bermimpi, berusaha, berdoa, berhasil. Itu kata kunci yang mesti jadi pedoman,” ujar Khaedir di hadapan para siswa.


    Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak dibangun dalam waktu singkat. Setiap langkah kecil yang dilakukan sejak masa sekolah dapat menjadi bagian dari proses mempersiapkan masa depan.


    Cita-Cita dan Keinginan


    Dalam materi bertajuk “Cita-Cita & Keinginan”, Khaedir mengajak siswa memahami perbedaan antara cita-cita dan keinginan.


    Cita-cita, katanya, sebaiknya diarahkan pada sesuatu yang membentuk pribadi profesional, tangguh, berilmu, dan bermanfaat bagi masyarakat.


    Ia juga mendorong siswa untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, meraih prestasi, serta kelak memberikan kontribusi bagi pendidikan dan kemajuan bangsa.


    Sementara itu, keinginan dapat berupa harapan untuk memperoleh kesehatan, kehidupan keluarga yang penuh keberkahan, serta tumbuh menjadi generasi yang saleh dan salehah, berilmu dan sukses.


    Khaedir juga mengingatkan bahwa proses mengejar cita-cita harus disertai doa.


    Ia mengutip QS. Thaha ayat 114:


    “Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu.”


    Bagi Khaedir, ilmu tidak hanya berkaitan dengan prestasi akademik. Pendidikan juga harus membangun sikap, karakter, kreativitas, kemampuan berkolaborasi, serta kepedulian terhadap lingkungan.


    Pendidikan, Inovasi dan Kolaborasi


    Dalam pemaparannya, Khaedir menekankan lima nilai yang penting bagi perkembangan generasi muda, yakni pendidikan, inovasi, kolaborasi, prestasi, dan lingkungan.


    Kelima nilai tersebut diharapkan menjadi bagian dari kehidupan siswa, sehingga mereka tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu bekerja sama, berkreasi, peduli terhadap lingkungan, dan terus mengembangkan diri.


    Khaedir yang dikenal aktif dalam gerakan literasi melalui Balla Baca Rakyat dan Lapak Baca Keliling juga mengingatkan pentingnya dukungan orang tua.


    Menurutnya, doa dan restu orang tua merupakan bagian penting dalam perjalanan seorang anak meraih cita-cita.


    Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap peran guru.


    “Guru menginspirasi masa depan,” menjadi salah satu pesan yang disampaikannya kepada para siswa.


    Perpustakaan sebagai Ruang Inspirasi


    Kegiatan tersebut dipandu Kepala Perpustakaan Gerbang Ilmu, Elyda Alawiah, dan dihadiri Kepala UPT SPF SD Negeri Borong, Andi Etty Cahyani, S.Pd., M.Pd., serta Ketua Bunda Pustaka, Annisyah Arsyad.


    Andi Etty Cahyani menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Khaedir terhadap pengembangan literasi di sekolah.


    “Semoga kehadiran Bapak bukan saja bermanfaat bagi pengembangan literasi di sekolah, tetapi juga memberi inspirasi bagi anak-anak,” katanya.


    Program Rabu Literasi melalui inovasi GEMBIRA menjadi salah satu upaya SD Negeri Borong memperluas makna perpustakaan sekolah.


    Perpustakaan tidak hanya diposisikan sebagai tempat membaca dan menyimpan buku, tetapi juga sebagai ruang belajar, ruang kreativitas, ruang berbagi pengalaman, dan ruang pembentukan karakter.


    Melalui kegiatan tersebut, para siswa mendapat kesempatan berinteraksi langsung dengan sosok yang aktif dalam gerakan literasi sekaligus memperoleh motivasi untuk terus belajar.


    Di akhir kegiatan, Khaedir mengajak siswa untuk tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.


    Dengan pendidikan, doa, usaha, dukungan orang tua, serta bimbingan guru, para siswa diharapkan mampu menata masa depan dan tumbuh menjadi generasi yang bermanfaat bagi masyarakat.


    Literasi pun tidak berhenti pada aktivitas membaca. Ia menjadi pintu untuk bermimpi, belajar, berkarya, dan mempersiapkan masa depan.(rt/ril)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini